Mendidik anak cerdas finansial
Alhamdulillah.. Sudah memasuki level 8 bunda sayang.
Sebetulnya ini cukup membuat saya merasa excited sekaligus cemas karena selama ini belum fokus mengajarkan konsep finansial pada anak. Hingga usia anakku hampir 3 tahun, konsep yang baru diajarkan adalah bahwa apabila membeli sesuatu itu ya harus pakai uang.
Pernah suatu hari, anakku ingin membeli sesuatu di warung dekat rumah neneknya. Saat itu tanpa sepengetahuan neneknya, dia pergi sendiri ke warung. Tapi tak lama berselang, dia kembali lagi ke rumah sambil tergopoh, kemudian meminta uang. Saat ditanya untuk apa, dia tak menjawab dengan jelas.
Lalu neneknya pun mengikuti anakku ke warung dengan membawa sejumlah uang. Saat tiba di sana, ibu penjual bercerita bahwa anakku tadi bertanya:
Ibu penjual: "mau beli apa de?"
Anakku: "Mau beli susu. Berapaan?"
Ibu penjual : "3 ribuan"
Anakku : "Oh."
Ibu penjual: "gapapa de, ambil dulu aja susunya"
Anakku: "Enggak, anip mau minta uang dulu ke ayah"
Mendengar percakapan itu, saya sangat bersyukur, dia cukup mengenal konsep uang untuk membeli barang di warung. Meski hal ini bisa menjadi modal yang cukup baik untuk anakku belajar cerdas finansial, tapi harus ttp berpikir keras nih.. Gimana caranya mengajarkan konsep "rezeki dan menabung".
Secara selama ini dia hanya tau kalau tiap dia ingin sesuatu, seringnya langsung dikabulkan.
Bismillah ..
Thursday, April 25, 2019
Mendidik anak cerdas finansial
Subscribe to:
Post Comments (Atom)




0 comments:
Post a Comment