Saturday, April 13, 2019

Semua Anak adalah Bintang, Hari #3

Pada hari ketiga pengamatan,
Seperti biasa, aku melaksanakan shalat di rumah. Hingga hampir 3 tahun ini, aku belum intens mengajak anakku shalat berjamaah. Tapi, untungnya suami selalu mengajaknya pergi ke mesjid setiap magrib dan isya.

Akhir-akhir ini, aku sering ditanya anakku. "Ibu, naha shalat wae?" (ibu kenapa shalat terus?). Pertanyaan tersebut dia layangkan berkali-kali.
dan.. tiap kali mengajukan pertanyaan itu, aku dengan mantap menjawab "karena ibu mau disayang Allah"
Selepas mendengar jawabanku, dia jawab "naha disayang Allah?"
Sebagai respon pertanyaan itu, aku coba muter otak.. jawabnya apa haha
lalu aku jawab, "kalau disayang Allah, nanti ibu jadi seneng"
Entahlah apakah jawaban ini benar apa salah.
Tapi setidaknya, anakku bisa menjawab "oooh" dengan nada yang cukup panjang.

Sedari awal, aku mencoba terus menyugesti diri untuk selalu merespon pertanyaan maupun pernyataan yang dilontarkan anakku dengan serius.
Aku coba kurangi respon "kosong" seperti bilang "ooh" tapi dengan tatapan kosong.
Atau bilang "iya" tapi mata fokus pada gawai yang senantiasa siap sedia memecah konsentrasi.

Dan alhamdulillah.. kini anakku selalu semangat dan ekspresif ketika bercerita, agaknya ia sadar betul bahwa dia akan didengarkan, tak peduli seberapa banyak kalimat yang ia keluarkan untuk menceritakan segala hal.

Dengan mengamati tindak tanduk anakku selagi bercerita, salah satu potensi kecerdasan lingustiknya agaknya cukup lebih baik dari anak seusianya.. karena di usianya yang belum memasuki 3 tahun, dia sudah memiliki kosakata yang banyak dan menyampaikan lbh dari 5 kata dalam satu kalimat yang dia rangkai.
Alhamdulillah. Maasyaa Allah. Tabarakallah



#Tantangan10Hari
#Level7
#KuliahBunsayIIP
#BintangKeluarga

0 comments:

Post a Comment