My Stories...

All about my stories.

Education...

Learn an shares.

Entertaiment

Music, Movie, Life Style and more.

Showing posts with label Bunda Sayang level 8. Show all posts
Showing posts with label Bunda Sayang level 8. Show all posts

Saturday, May 11, 2019

Hari ke-3

Sudah hari ketiga mencoba mengajarkan konsep rejeki untuk hanif. 
Kali ini saya coba membantu hanif memahami apakah dia perlu ataukah memang hanya ingin. 

Sepulang dari rmh pengasuh hanif, seperti biasa kami berjalan kaki sambil berbincang.. saya tnyakan benda apa saja yang dilewati ataupun bertanya mengenai kegiatan dia bersama pengasuhnya. 

Sebelum sampai rumah, kami melewati toko yang menjual mainan dan jajanan anak. jika biasanya kami hanya lewat saja, kini hanif berdiri mematung sambil memandangi mainan2 yang menggantung di dinding toko tersebut. 

Lalu dia bilang
"Bu, hanif mau beli ultraman".
Saya tanya, "yakin mau beli? Kan hanif udah ultraman.. yang besar dan kecil. Kalau beli lagi, nanti kebanyakan ga?"

Lalu dia nampak sedang berpikir, 
Tak lama berselang... Dia mengulang ucapan saya 
"Ultraman hanif udh banyak ya? Masa beli lagi?"

Kemudian dia pun memilih membeli 1 item jajanan yang semula memang kami rencanakan. 

Alhamdulillah. Sedikit demi.sedikit dia paham kalau semua hal yang diinginkan tidak selalu yang kita butuhkan. 


hari ke-2

Hari ke 2 setelah disiapkan toples 3 S., anakku coba diberi penjelasan tentang penggunaannya.. .
dia diberi tau kalau mau beli sesuatu, dia bisa mengambil uang di toples spend. Karena anakku baru berusia 2 tahun 10 bulan, maka kemungkinan besar dia masih belum paham betul apa yang saya sampaikan. heehe..

Pada hari itu,  hanif ingin membeli cendol yang lewat depan rumah. Lalu dia otomatis meminta uang. Saya coba katakan bahwa dia bisa ambil uang yang ada d toples. Tp dia ttp tidak mau. Jadi, tetap saja saya yang harus menyerahkannya.
Dr kejadian itu, hanif msh blm paham konsepnya.. menurutku, karena mmg hanif tidak.terlalu senang jajan. Maka dia kurang familiar dengan konsep jual beli yang dia lakukan secara langsung.


Meski begitu, sy ttp semangat utk mengenalkan pd anak.
.

Thursday, April 25, 2019

Mendidik anak cerdas finansial

Mendidik anak cerdas finansial

Alhamdulillah.. Sudah memasuki level 8 bunda sayang.

Sebetulnya ini cukup membuat saya merasa excited sekaligus cemas karena selama ini belum fokus mengajarkan konsep finansial pada anak. Hingga usia anakku hampir 3 tahun, konsep yang baru diajarkan adalah bahwa apabila membeli sesuatu itu ya harus pakai uang.

Pernah suatu hari, anakku ingin membeli sesuatu di warung dekat rumah neneknya. Saat itu tanpa sepengetahuan neneknya, dia pergi sendiri ke warung. Tapi tak lama berselang, dia kembali lagi ke rumah sambil tergopoh, kemudian meminta uang. Saat ditanya untuk apa, dia tak menjawab dengan jelas.

Lalu neneknya pun mengikuti anakku ke warung dengan membawa sejumlah uang. Saat tiba di sana, ibu penjual bercerita bahwa anakku tadi bertanya:

Ibu penjual: "mau beli apa de?"
Anakku: "Mau beli susu. Berapaan?"
Ibu penjual : "3 ribuan"
Anakku : "Oh."
Ibu penjual: "gapapa de, ambil dulu aja susunya"
Anakku: "Enggak, anip mau minta uang dulu ke ayah"

Mendengar percakapan itu, saya sangat bersyukur, dia cukup mengenal konsep uang untuk membeli barang di warung. Meski hal ini bisa menjadi modal yang cukup baik untuk anakku belajar cerdas finansial, tapi harus ttp berpikir keras nih.. Gimana caranya mengajarkan konsep "rezeki dan menabung".

Secara selama ini dia hanya tau kalau tiap dia ingin sesuatu, seringnya langsung dikabulkan.

Bismillah ..
Sesuai saran ibu-ibu kece di institut profesional, dibuatlah toples 3S.. Untuk mengenalkan konsep "rezeki dan menabung"