Setelah belum memperoleh hasil optimal di hari pertama dan keduanya. Malam hari sebelum hari
ketiga, saya melakukan sounding terlebih dahulu. Saya bilang kalau mulai besok,
ibu ingin membiasakan hanif berani dan tidak menangis ketika ditinggal ibu.
Saya bilang kalau hanif ditinggal Cuma sampe siang. Nanti ibu langsung jemput
hanif. Dia Cuma terdiam sambil menatap saya dalam. Kami pun segera tidur.
Keesokan harinya, saya membawa hanif ke rumah pengasuh. Saat
hendak pergi, saya membungkukkan badan dan memeluk juga menciumnya sembari
bilang. “Hanif, ibu harus pergi ya. D di sini nanti main sendiri yaaa atau ajak
main Enin (panggilannya pada pengasuh). Maaf ya ibu harus pergi lagi.”
Lalu hanif jawab “iya”.
Ah..betapa ajaibnya momen ini..kemampuan komunikasi
produktif sangat membantu menegakkan kemandirian anak. Alhamdulillah... hari
ini tak ada momen penuh haru disertai derai Air mata. Kemandirian hanif pun
perlahan nampak, ketiika dia mulai berani ditinggal oleh ibunya.
#hariketiga
#gamelevel2
#tantangan10hari
#kemandirian
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional



0 comments:
Post a Comment