pada tantangan hari ke 8
Masih butuh usaha sangat keras untuk membiasakan anak buang sampat pada tempatnya.
Salah satunya ketika dia dengan dinginnya jawab enggak mau.
Saya otomatis menyunggingkan senyum dan mengajaknya kembali membuang sampah ke tong sampah bersama-sama.
Memang ya untuk melatih kemandirian anak tak bisa dengan mudahnya memberi instruksi. selain pastinya memberikan contoh atau teladan bagi anak, kita juga harus selalu sigap menemani proses pembiasaan ini. pantang meloloskannya meski cuma sekali. karena konsistensi kitalah yang dinilai oleh anak.
Tantangan terbesar adalah seberapa besarkah tekad yang saya punya untuk menuntaskan misi ini.
Terkadang saya goyah seolah tak yakin bahwa saya dan anak saya mampu menuntaskannya.. Tapi ketika dilaksanakan dengan sepenuh hati dan memang setelahnya bertawakal pada Allah, tidak ada yang tidak mungkin.
Di hari kedelapan ini, hanif sudah mulai mau membuang sampah sendiri. Meskipun masih belum sepenuhnya konsisten.
Tapi tak apa, saya sangat menikmati proses yang cukup bikin keringat bercucuran ini. hihihi.
Bikin dada dug dug ser. takut ga bisa ngasih teladan yang baik. Takut ga sabaran.
Tapi nyoba dikuat-kuatin deh..
Hanif juga di hari ini, ikut ngambil alat kebersihan sendiri ketika saya sedang menyapu lantai..
menyenangkan sekali bisa bekerja sama dnegan anak.
Saturday, October 20, 2018
Day 8, kemandirian
9:54 AM
No comments
#harikedelapan
#gamelevel2
#tantangan10hari
#kemandirian
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional
Subscribe to:
Post Comments (Atom)



0 comments:
Post a Comment